1. Pengertian Break Even Point
Break Even Point (BEP) atau titik impas adalah kondisi ketika total pendapatan penjualan sama dengan total biaya yang dikeluarkan perusahaan. Pada kondisi ini, bisnis belum memperoleh keuntungan, tetapi juga tidak mengalami kerugian. BEP membantu pengusaha mengetahui berapa banyak produk yang harus dijual agar seluruh biaya operasional dapat tertutup.
Kegiatan Di Kelas2. Fungsi BEP dalam bisnis
BEP memiliki beberapa fungsi penting bagi pengusaha.
Menentukan target penjualan. Mengetahui jumlah minimal produk yang harus terjual agar tidak rugi.
Menentukan harga jual. Membantu pengusaha mempertimbangkan harga yang sesuai dengan biaya produksi dan target keuntungan.
Mengendalikan biaya. Mengetahui pengaruh kenaikan biaya bahan baku, sewa, dan tenaga kerja terhadap keuntungan.
Merencanakan keuntungan. Menghitung jumlah produk yang harus dijual untuk mencapai laba tertentu.
Menilai kelayakan usaha. Membantu pengusaha memperkirakan apakah target penjualan realistis untuk menutup biaya bisnis.
3. Contoh perhitungan BEP sederhana
Misalnya, seorang mahasiswa membuka usaha minuman es teh kekinian.
Keterangan:
Biaya tetap: biaya yang relatif tidak berubah meskipun jumlah penjualan berubah, misalnya sewa tempat dan biaya tetap operasional.
Biaya variabel: biaya yang berubah mengikuti jumlah produk, misalnya teh, gula, es, dan gelas plastik.
Langkah 1: Menghitung BEP dalam unit
Rumus:
Masukkan angka dari usaha es teh:
Artinya, pengusaha harus menjual 200 gelas es teh per bulan agar mencapai titik impas. BEP sangat berguna untuk menentukan target minimal penjualan. Dalam contoh ini, pengusaha perlu menjual 200 gelas es teh per bulan agar tidak rugi. Jika ingin memperoleh keuntungan, jumlah penjualan harus lebih dari 200 gelas, dengan asumsi harga jual dan biaya tetap sama serta seluruh produk yang dibuat terjual.




