May 21, 2026

Clitoria Ternatea yang Banyak Manfaatnya

Bunga Telang dengan nama latin Clitoria Ternatea merupakan tanaman merambat dari keluarga Fabaceae yang dikenal karena warna bunganya yang biru keunguan. Tanaman ini banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dan sering dimanfaatkan sebagai pewarna alami makanan, minuman herbal, serta tanaman obat tradisional. Kandungan utama bunga telang meliputi antosianin, flavonoid, kaempferol, ternatin, tanin, saponin. Senyawa-senyawa tersebut berperan sebagai antioksidan,  antiinflamasi, dan antibakteri alami yang berperan penting bagi kesehatan tubuh.

                                                                    Sumber: dok.pribadi

Manfaat Bunga Telang

1. Sebagai Antioksidan

Bunga telang mengandung antosianin yang tinggi sehingga mampu membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Antioksidan ini dapat membantu mencegah kerusakan sel dan memperlambat proses penuaan.

2. Meningkatkan Kesehatan Otak

Ekstrak bunga telang dipercaya dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif, daya ingat, dan konsentrasi. Dalam pengobatan tradisional Ayurveda, bunga telang digunakan untuk membantu menjaga kesehatan saraf dan otak.

3. Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bunga telang memiliki potensi membantu mengontrol kadar gula darah sehingga baik dikonsumsi sebagai minuman herbal pendamping pola hidup sehat.

4. Menjaga Kesehatan Mata

Kandungan antioksidan pada bunga telang dapat membantu melancarkan peredaran darah pada pembuluh kapiler mata sehingga membantu menjaga kesehatan penglihatan.

5. Menyehatkan Kulit dan Rambut

Bunga telang sering digunakan dalam produk kecantikan alami karena dipercaya dapat membantu menjaga kelembapan kulit, mengurangi kerontokan rambut, dan merangsang pertumbuhan rambut.

6. Sebagai Pewarna Alami

Warna biru alami pada bunga telang banyak dimanfaatkan sebagai pewarna makanan dan minuman tradisional seperti nasi kerabu, teh herbal, dan berbagai jenis dessert tanpa bahan kimia sintetis.  Sumber : Wijaya, C. H. (2019). Tanaman Herbal Indonesia. Yogyakarta: Andi Publisher.

May 20, 2026

Buku ke 20: Produk dan Merek

 Buku referensi yang digunakan pada mata kuliah pilihan di peminatan Manajemen Pemasaran Universitas Dian Nusantara.  Terbit pada tahun 2023 dan dapat digunakan untuk umum dan kalangan masyarakat lainnya, semoga bermanfaat.

May 19, 2026

Tradisi Etnografi & Fenomenologi dalam Komunikasi Lintas Budaya


Dalam mata kuliah Komunikasi Lintas Budaya, Tradisi etnografi merupakan pendekatan penelitian yang digunakan untuk memahami budaya, perilaku, nilai, norma, dan pola komunikasi suatu kelompok masyarakat melalui pengamatan langsung di lingkungan sosial mereka. Dalam komunikasi lintas budaya, etnografi membantu peneliti memahami bagaimana anggota komunitas dari budaya yang berbeda berinteraksi, membangun makna, serta mempertahankan identitas budaya mereka. Pendekatan ini menekankan pentingnya keterlibatan peneliti secara langsung dalam kehidupan sehari-hari masyarakat yang diteliti.

Etnografi berasal dari kajian antropologi yang kemudian berkembang dalam ilmu komunikasi. Peneliti etnografi biasanya melakukan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan pencatatan aktivitas sosial untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai suatu budaya. Dalam komunitas lintas budaya, metode ini sangat penting karena setiap kelompok memiliki simbol, bahasa, adat, dan pola komunikasi yang berbeda.

Salah satu fokus utama tradisi etnografi adalah memahami komunikasi sebagai bagian dari budaya. Cara seseorang berbicara, menggunakan bahasa tubuh, menyapa orang lain, atau menyampaikan pendapat sering kali dipengaruhi oleh nilai budaya yang dianut. Oleh karena itu, etnografi tidak hanya mempelajari apa yang dikatakan, tetapi juga bagaimana dan mengapa komunikasi tersebut dilakukan dalam konteks budaya tertentu.

Tokoh penting dalam tradisi etnografi komunikasi adalah Dell Hymes yang mengembangkan model SPEAKING untuk menganalisis unsur-unsur komunikasi dalam masyarakat. Model tersebut meliputi:

  • Setting and Scene (tempat dan suasana komunikasi)
  • Participants (pelaku komunikasi)
  • Ends (tujuan komunikasi)
  • Act Sequence (urutan percakapan)
  • Key (nada atau gaya komunikasi)
  • Instrumentalities (media atau bahasa yang digunakan)
  • Norms (aturan komunikasi)
  • Genre (jenis komunikasi)

Dibawah ini kegiatan mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Dian Nusantara mempraktekkan model Speaking Dell Hymes di kelas.

Tradisi Fenomenologi dalam Komunikasi Lintas Budaya

Tradisi fenomenologi adalah pendekatan yang berfokus pada pengalaman sadar dan makna subjektif yang dirasakan individu terhadap suatu fenomena. Dalam komunikasi lintas budaya, fenomenologi digunakan untuk memahami bagaimana seseorang mengalami interaksi budaya yang berbeda serta bagaimana pengalaman tersebut membentuk pemaknaan dirinya.

Fenomenologi menekankan bahwa realitas sosial dipahami melalui pengalaman pribadi manusia. Oleh karena itu, peneliti mencoba menggali persepsi, perasaan, dan pengalaman individu secara mendalam melalui wawancara intensif dan refleksi pengalaman hidup.

Dalam konteks komunikasi lintas budaya, pendekatan ini membantu memahami pengalaman seseorang ketika menghadapi perbedaan budaya, seperti culture shock, kesalahpahaman komunikasi, diskriminasi, atau proses adaptasi budaya baru. Fokusnya bukan pada budaya secara umum, melainkan pada pengalaman individu terhadap budaya tersebut.


May 16, 2026

Buku ke 19 : Consumer Behavior (Perilaku Konsumen)

  Mata kuliah Perilaku Konsumen adalah mata kuliah yang mempelajari bagaimana individu, kelompok, atau organisasi memilih, membeli, menggunakan, dan mengevaluasi produk maupun jasa untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka. Mata kuliah ini sangat penting dalam bidang pemasaran karena membantu perusahaan memahami alasan konsumen mengambil keputusan pembelian.

  Perilaku konsumen merupakan studi tentang proses yang dilakukan konsumen sebelum hingga sesudah membeli suatu produk. Kajian ini mencakup aspek psikologis, sosial, budaya, dan ekonomi yang memengaruhi keputusan pembelian.  Perilaku konsumen tidak hanya melihat tindakan membeli, tetapi juga bagaimana konsumen mencari informasi, membandingkan pilihan, menggunakan produk, hingga memberikan penilaian setelah penggunaan.

  Saya dari Universitas Dian Nusantara berkolaborasi dengan penulis-penulis lain dari berbagai Universitas di Indonesia dalam menerbitkan buku Perilaku Konsumen, yang sudah terbit sejak tahun 2022.  Buku ini dapat digunakan sebagai buku referensi bagi mahasiswa yang membutuhkannya.  Semoga bermanfaat.